Welcome to PingooMoslem™ Blogsite | Post | Comment | Best View On Mozilla Firefox v12.0 or Above with minimum 1024 x 768 Pixel Resolution | Available at 7dotkom.blogspot.co.id | والقلم وما يسطرون | ♥ PINGOOMOSLEM GIVING, SHARING, INVITATION TO THE TRUTH ♥ |

Now Loading...

^_^

Design By :
PingooMoslem™
(Help)(Close)
Clock update...
WARNA DAN UKURAN HURUF

Tuntutan Pena Bagi Pelajar Demi Mencari Ridho Allah

Bagikan artikel ini :
Print
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Wahai sahabatku…Sungguh aku telah menuliskan sebagian kisah hidup aku ini untuk menjadi suatu pelajaran bagi semua orang lalu Apakah engkau akan mengatakan hal demikian ini: ”akh ada-ada saja” padahal sesungguhnya mereka itu belum mengetahui.

Al Kisah antara Pelajar dan Pengajar. Pengajar memberikan kewajiban yang telah dibebankannya itu kepada si pelajar demi cepatnya suatu penilaian dan dari padanya si Pengajar memperoleh keringanan beban atas kewajiban ia sebagai Pengajar tanpa memperhatikan si Pelajar ia pun memberikan intruksi kepada si Pelajar untuk mengoreksikan tugas-tugas dari Pelajar yang tadi kepada diri Pelajar itu sendiri yang seharusnya itu dikoreksi pada Pengajarnya tersebut. Nah permasalahan yang timbul saat ia mengintruksikan itu tidak ada isyarat yang memberikan kebenaran dan kesalahan. Teman-teman aku semua tampak kebingungan dan dalam hati aku berkata: “apakah ia pantas membebankan pekerjaan dia kepada aku dan teman-teman aku? padahal sesungguhnya aku dan teman-teman aku dalam keragu-raguan yang nyata dan termasuk orang-orang yang tidak mengerti” aku berpura-pura tidak tahu dan tidak mengoreksi tugas itu padahal sebetulnya aku tau akan hal itu tapi aku sengaja merendah dihadapan mereka dan bersikap bodoh, tatkala ia memanggil nama-nama si Pelajar dalam koreksian, satu persatu ia pun mulai menyebut nama yang ada dalam buku yang aku pegang,sejenak aku takut dan hati kecilku berkata:”aduhai cilakalah aku” kemudian si pengajar memanggil nama itu sebanyak 2x tapi aku juga tetap tidak mau menunjukkannya. Akhirnya terakhir kali si Pengajar itu memakai ancaman, akhirnya aku mengangkat tangan dan berkata kepada ia:”saya yang mengoreksinya” dan terkejutlah teman-teman aku disekitar aku, lalu mereka mentertawakan aku dan mengolok-olokan aku, aku pun tersenyum melihat mereka, bukan berarti aku gila tapi dalam hati aku berbicara:”sebetulnya mereka tidak tau maksud yang aku berbuat demikian ini” dan si Pengajar itu pun memanggil aku dengan rupa yang tidak mengindahkan dan aku berdiri menghampirinya dan berkatalah aku kepada ia:”aku tidak tahu akan hal ini aku bingung mengoreksi ini” maka si Pengajar pun diam setelan lalu teman-teman aku lagi-lagi tertawa lalu si pengajar berkata:”terlalu kamu masak kamu seperti ini tidak bisa? Kan Cuma menghitung jumlah nilai saja tidak bisa itu adalah pekerjaan mudah” dan hati aku berkata:” bagimu mudah tetapi bagiku ini semua sulit karena kau tidak memberikan penerangan kepada kami dalam pengoreksian,Sungguh aku ini takut apabila salah dalam koreksi ini aku di tuntut Sang pena dalam neraka karena kedustaanku akan hal ini disebabkan pengetahuan aku tidak ada tentangnya” dan berkatalah lagi hati kecilku:” lucu ya tugas aku ini di nilai sendiri oleh teman-teman aku padahal mereka juga dalam keraguan padanya untuk menilai, ini tidak lain sebuah kecurangan dari beberapa kecurangan yang tidak nampak, aku tidak rela bila mereka yang menilai tugas itu kecuali guru aku, karena tangan seorang gurulah yang lebih murni nilainya”.

(Diambil Dari Kisah Nyata : Hidup Aku)

Wahai sahabatku…. Semoga rahmat dan keselamataNya selalu tercurahkan untukmu sekalian

Hikmah yang dapat diambil dalam pengalaman hidup aku ini adalah jangan kau memandang orang lain dari padanya rendah padahal belum tentu orang yang engkau sangka itu buruk di matamu justru itu baik di mata Allah,janganlah guru mengutamakan kepentingan atas dirinya tanpa memikirkan nasib muridnya ia menyangka bahwa anak didiknya telah mengerti padahal sebetulnya mereka belum mengerti, tanyakanlah kepeda mereka apabila mereka tidak mengerti kepada penjalasan engkau mungkin dari kebanyakan mereka takut atau malu bertanya kepada engkau disebabkan karena cara engkau menyempaikan atau hal lainnya yang kurang cocok di hati mereka dan gurulah yang seharusnya wajib mengoreksi tugas murid-muridnya karena suatu nilai akan bisa ditulis secara murni atas pengetahuannya bukan dari tangan-tangan yang tidak tahu menahu atas murni atau tidaknya suatu nilai. Janganlah merasa malu akan kebenaran karena sesungguhnya Allah tidak malu dalam kebenaran. Bulatkan dan kuatkanlah tekad karena mencari ridha Allah, tapi janganlah nekad, apabila dalam diri engkau tidak memiliki keahlian tentangnya, dan bersikaplah Tawadhu’ tertawa sambil duduk (maksudnya rendah hati :D) jika engkau tidak biasa dalam hal ini bersabarlah maka sabar itu lebih baik bagimu karena Allah telah menjajikan kepada orang-orang yang sabar mereka akan berada dalam suatu kenikmatan yang besar (Surga),Sungguh aku pada waktu itu sedang mengamalkan hal ini (Tawadhu’) tapi malah dianggap orang yang aneh (gila) dihadapan mereka, karena keseharian hidup aku termasuk orang yang dipandang lebih daripadanya maka janganlah engkau tawadhu’ dalam halnya (tempatkan cara yang benar). Ini merupakan suatu pelajaran bagi kita agar selalu memperhitungkan perbuatan yang akan kita lakukan dan tentunya tidak lupa juga selalu mengharap ridha Allah dalam segala hal untuk kebaikan kita di dunia maupun di akhirat.

~::Semoga Bermanfaat dan dapat di ambil Hikmah-Nya...::~

Link Terkait
Kisah-Kisah Islami


Anda menyukai artikel ini?

Bantu kami mengembangkan PingooMoslem,

By donating you will help supporting the server and help keeping the project alive

ATTENTION PLEASE!

Image

Demi memperbaiki dan mengembangkan blog ini agar menjadi lebih baik, Apabila Anda menemukan link yang mati/sudah tidak berfungsi atau gambar yang sudah tidak muncul/expire, silahkan hubungi kami disini. Laporan Anda sangat berguna pada perkembangan blog ini. Terima kasih atas perhatiannyathanks


Berlangganan Gratis via Email

Dapatkan artikel dan info di blog ini langsung dari email Anda.
Isikan alamat email Anda di bawah ini :


▂ ▃ ▅ ▆ █ Artikel Yang Terkait █ ▆ ▅ ▃ ▂

1 comments :

Anonymous said...

Salam kenal jg ya...
aku dh add kmu dfacebook :hi

Terima Kasih Telah Berkomentar Di → Tuntutan Pena Bagi Pelajar Demi Mencari Ridho Allah

PingooMoslem Center

Merupakan suatu kehormatan bagi kami jika Anda menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.
Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel ini.

Terima kasih, komentar Anda sangat berarti bagi kami PingooMoslem

♥ Expresikan Komentar Anda Dengan Emoticon Ini ♥

Ex:=> Ketik :9

:1 :2 :3 :4 :5 :6 :7 :8 :9 :a1 :a2 :a3 :a4 :a5 :a6 :e9 :a8 :c8 :b1 :b2 :b3 :d4 :b5 :b6
(+) Lebih Banyak Emoticon...

Post a Comment


PingooMoslem™

CopyRight© Rezky, All Rights Reserved.

x
x
x
x
01-Aug-2016
About Us
Online